- Grup Salim Buang Saham Bangun Kosambi (CBDK) Rp157,5 Miliar
- HM Sampoerna (HMSP) akan menggelar RUPSLB pada 27 Februari 2026 untuk membahas perubahan direksi.
- TPIA Perkuat Integrasi Energi Kimia di Asia Tenggara
- Petrosea (PTRO) Akuisisi 2 Perusahaan Jasa Kepelabuhan
*_Rekomendasi:_*
Hold ANTM (4,330)
Target Price: 4,410 - 4,540
Stop Loss jika di bawah 4,200
Keterangan:
Hold TINS (4,450)
Target Price: 4,530 - 4,670
Stop Loss jika di bawah 4,310
Keterangan... more
Inflasi pada bulan Juni 2023 terus menurun sehingga kembali ke kisaran sasaran 3+1%, lebih cepat dari prakiraan semula. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni 2023 tercatat sebesar 0,14% (mtm) sehingga inflasi IHK secara tahunan menjadi 3,52% (yoy), lebih re...ndah dari inflasi IHK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,00% (yoy). Baca update selengkapnya di Monthly Bulletin Juli kali ini..Read more
Semester I-2023 Berlalu, Sektor Apa yang Akan Moncer di Q3-2023? Emiten Apa yang Diuntungkan?
Kita mencermati bagaimana kondisi makro ekonomi & kondisi moneter terbaru, sehingga bisa melihat secara forward looking untuk melihat sektor yang berpotensi menarik pada Q3-2023. Global market masih diir...ingi ketidakpastian, pertumbuhan ekonomi global tetap diperkirakan sebesar 2.7%. Selain itu, The Fed masih bersikap hawkish terhadap suku bunga yang masih dinaikkan 25 bps. Yuk kita baca selengkapnya di weekly market update kali ini....Read more
Harga coal/batubara menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan terbesar tahun ini. Harga acuan batubara Newcastle pada perdagangan kemarin, Kamis
(13/7/2023), turun -0.81% menjadi US$ 128 per ton. Penurunan ini bahkan semakin parah sebesar -70.84% jika dibanding level tertingginya US$ 43...9 per ton sejak September 2022. Penurunan harga batubara menjadi dampak negatif bagi perusahaan yang bergerak di sektor batubara, karena berdampak pada penurunan penjualan yang kemudian berimbas pada penurunan laba bersih. Gimana dampaknya ke sektor semen? Yuk baca selengkapnya di Weekly Market kali ini...Read more
Ada Rebalancing Indeks LQ45 Akhir Bulan Ini, Gimana Dampaknya?
Indeks LQ45 akan melakukan rebalancing pada akhir Juli 2023 di bulan ini. Terdapat beberapa saham yang diperkirakan akan masuk dan keluar dari indeks ini,. Pada rebalancing Indeks LQ45 di awal tahun 2023, terdapat 6 saham yang di evalu...asi untuk masuk dan keluar dari indeks ini. Pada Rebalancing kedua tahun ini, rebalancing akan dilakukan akhir bulan ini, lalu saham apa saja yang di perkirakan akan masuk dan keluar dari indeks LQ45? kira kira gimana sih dampaknya?Read more
Perdagangan karbon menjadi perbincangan seiring dengan kebijakan pemerintah guna mengurangi pemanasan global. Indonesia sebagai salah satu negara yang menghasilkan emisi CO2. Sementara data terbaru kepala BMKG mengatakan Indonesia saat ini tidak lagi masuk dalam daftar 10 besar negara penyumbang emi...si gas rumah kaca. Yuk baca selengkapnya di weekly market update kali ini..Read more
PMI Manufaktur S&P Global Indonesia turun menjadi 50,3 pada Mei 2023 dari level tertinggi enam bulan April di 52,7. Hasil terbaru menunjukkan ekspansi bulan ke-21 berturut-turut tetapi laju terlemah sejak November lalu, karena output tumbuh sedikit di tengah kontraksi permintaan. Pada Mei 2023 terja...di inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,00 % dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,84. Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Mei 2023 sebesar 0,09 % dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Mei 2023 sebesar 1,10 %. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Mei 2023 sebesar 2,66 %, inflasi m-to-m sebesar 0,06 %, dan inflasi y-to-d sebesar 0,94 %. Cek ulasan data selengkapnya di Monthly Bulletin kali ini..Read more
Presiden Jokowi mengumumkan status pandemi menjadi endemi pada pekan ini. Hal ini berpotensi target pertumbuhan ekonomi di level 5% pada akhir tahun 2023 akan tetap tercapai. Kami melihat, dengan adanya pengumuman endemi ini, perputaran uang akan semakin bergerak masif karena tingkat konsumsi yang s...emakin meningkat. Sehingga industri retail akan berpotensi mengalami pertumbuhan signifikan di akhir tahun 2023.
Yuk baca selengkapnya di weekly update kali ini...Read more
Belakangan ini sedang hangat diperbincangkan terkait Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melarang bijih bauksit pada 2023, pelarangan ekspor bijih bauksit pada 11 Juni 2023 ini sesuai amanat UU No 3 tahun 2020 Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba).
Sebelumnya Jokowi juga telah melarang eks...por nikel hingga digugat Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Kebijakan ini tentu bukan tanpa sebab. Jokowi berharap dengan adanya larangan
ekspor ini bisa mengembangkan hilirisasi dan industrialisasi dari bahan mentah, membuka lapangan kerja serta dapat meningkatkan perekonomian negaraRead more
Kinerja keuangan PGEO diproyeksikan tetap solid pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan +19,6% YoY menjadi USD 694 juta dan laba bersih naik +23,8% YoY menjadi USD 308 juta, didorong oleh peningkatan produksi panas bumi serta penjualan uap dan listrik berbasis kontrak jangka panjang take-or-pay dengan PLN. Profitabilitas tetap sangat kuat dengan EBITDA margin di atas 80% dan ROE meningkat ke 18,8%, seiring perbaikan struktur permodalan dengan DER turun signifikan menuju 0,25x. Dengan valuasi waj... more
Kinerja keuangan ANTM diproyeksikan melonjak tajam pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +54% YoY menjadi Rp106,6 triliun dan laba bersih lebih dari dua kali lipat menjadi Rp7,35 triliun, didorong oleh harga emas yang berada di level tertinggi historis, pemulihan margin nikel, serta kontribusi proyek hilirisasi. EPS diperkirakan mencapai Rp306 per saham, sementara valuasi PER 2026F sebesar 13,4x masih berada di bawah rata-rata sektor tambang. Dengan ROE yang meningkat ke 21,5% pada 202... more
Kinerja keuangan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) diproyeksikan melesat signifikan pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +41% yoy menjadi Rp2,1 triliun dan lonjakan laba bersih +122% yoy menjadi Rp677 miliar, didorong oleh usia kebun yang telah memasuki fase prime serta ekspansi kapasitas pabrik pengolahan. Lonjakan laba tersebut mendorong EPS naik ke Rp28,44 per saham dengan valuasi PER 2025F yang sangat rendah di 0,8x, jauh di bawah rata-rata sektor perkebunan 8–12x, menanda... more
Industri telekomunikasi Indonesia pada semester I/2024 menunjukkan dinamika pertumbuhan yang menarik, dengan tiga pemain utama—PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL)—mencatatkan kinerja yang beragam. TLKM masih memimpin dalam hal laba bersih tertinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, ISAT mencatatkan pertumbuhan laba signifikan berkat strategi efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan jaringan, sement... more
Ekspor Indonesia pada Juni 2024 mengalami penurunan 1% YoY, melanjutkan tren perlambatan sejak pertengahan 2021 akibat penurunan harga komoditas tambang dan perkebunan. Sebaliknya, impor Indonesia pada Juli 2024 meningkat 8% YoY, didorong oleh pertumbuhan signifikan pada impor migas dan nonmigas.... more
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar CAGR 64,38% dalam beberapa tahun terakhir, didukung efisiensi operasional dan manajemen liabilitas yang baik. Penurunan aset yang mayoritas disebabkan oleh penurunan utang memberikan dampak positif terhadap kesehatan neraca keuangan perusahaan. Dengan rasio likuiditas yang stabil di atas 1, perusahaan menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. P... more
Industri timah memiliki peran strategis dalam perekonomian global, terutama sebagai komponen vital dalam teknologi modern, kendaraan listrik, dan energi terbarukan. Sebagai salah satu produsen utama, PT Timah Tbk (TINS) menunjukkan kinerja yang solid di tengah tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik dan penurunan produksi timah dunia sebesar 6,7% pada semester I-2024. Dengan fundamental yang terus membaik, termasuk laba yang melonjak 2.570% yoy dan fokus pada efisiensi operasional, T... more
Pangsa Pasar Perseroan yang Masih Besar
Perumahan subsidi beserta peruntukannya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki pangsa yang cukup menarik di Indonesia. Data PUPR terbaru menyatakan bahwa backlog perumahan Indonesia pada tahun 2022 mencapai 12.71 Juta jiwa dan diprediksi bakal terus bertambah sekitar 600.000-800.000 rumah tangga baru setiap tahunnya. Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sendiri yang ditargetkan untuk menjangkau segmen MBR memili... more