- Grup Salim Buang Saham Bangun Kosambi (CBDK) Rp157,5 Miliar
- HM Sampoerna (HMSP) akan menggelar RUPSLB pada 27 Februari 2026 untuk membahas perubahan direksi.
- TPIA Perkuat Integrasi Energi Kimia di Asia Tenggara
- Petrosea (PTRO) Akuisisi 2 Perusahaan Jasa Kepelabuhan
*_Rekomendasi:_*
Hold ANTM (4,330)
Target Price: 4,410 - 4,540
Stop Loss jika di bawah 4,200
Keterangan:
Hold TINS (4,450)
Target Price: 4,530 - 4,670
Stop Loss jika di bawah 4,310
Keterangan... more
Bursa Karbon Siap Meluncur, Emiten Berbasis EBT Masih Menarik?
Emisi karbon adalah penyebab terbesar dari perubahan iklim dunia. Dengan demikian, semakin banyak gas rumah kaca yang dilepas ke atmosfer artinya akan membuat semakin besar penyerapan energi panas matahari yang disalurkan ke permukaa...n bumi sehingga mengakibatkan terjadi kenaikan suhu di permukaan bumi secara global. Oleh karenanya, pemerintah memiliki target bauran EBT pada 2025 mencapai 23%. hari saja capaian ini harus terealisasi. Jika melihat data dari Handbook of Energy & Economic Statistic of Indonesia 2021 yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM, realisasi bauran EBT tahun 2021 sebesar 12,2%. Meskipun dalam tren yang meningkat, tapi masih jauh dari target.Read more
Menilik Potensi Gheotermal Indonesia, Saham Apa yang Dilirik?
Pengembangan panas bumi telah berlangsung sejak tahun 1970-an, awalnya di bawah monopoli Pertamina, namun telah terbuka untuk partisipasi swasta sejak tahun 2003. Indonesia merupakan salah satu negara yang berpotensi memiliki gheoterm...al terbesar di dunia, di mana 40% panas bumi berasal dari Indonesia, namun gheotermal ini masih belum dioptimalkan. Menurut ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Indonesia memiliki panas bumi 24,000 MW. Namun, sekitar 10% atau tepatnya 2,378 MW yang baru bisa dimanfaatkan.Read more
Rencana PLN Tambah Kapasitas EBT 32 GW, Industri Apa yang Terdampak? Saham Apa yang Terkait?
Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana untuk menambah kapasitas energi terbarukan sebesar 32 gigawatt (GW) dan berinvestasi di jaringan-jaringan listrik yang akan dapat terhubung ke lebih banyak sumb...er-sumber energi terbarukan, ungkap direktur PLN pada hari Rabu, 6 September 2023. Indonesia memiliki potensi untuk menambah jenis EBT dalam bentuk solar dan angin dengan jumlah yang besar. Sebelumnya hanya sekitar 5 GW bisa ditambahkan menjadi 28 GW.
Maka dengan suatu re-design dengan accelerated renewable energy development ini maka penambahan pembangkit bahkan bisa 32 GW atau 75% itu berbasis pada EBT. Persentase ini lebih tinggi
daripada kebijakan sebelumnya yang menambahkan EBT sebesar 20.9 GW atau 51%. Industri apa yang berpotensi akan terdampak? Saham apa yang terkait? Yuk simak selenkapnya di weekly update kali ini...Read more
Pada Agustus 2023 terjadi inflasi sebesar 3.27% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115.22. Namun, BI tetap memperkirakan inflasi pada sisa tahun 2023 akan tetap terkendali dalam sasaran tiga plus minus satu persen bahkan akhir tahun 2023 kemungkinan di sekitar 3% dan tentunya perlu diturunka...n menjadi sasaran 2.5% ± 1% pada 2024. Di tengah proyeksi terjaganya inflasi, kami melihat hal ini akan menguntungkan bagi bisnis multifinance, karena akan menumbuhkan margin dari perluasan pendanaan yang diberikan ke konsumen. Emiten apa yang layak dicermati di sektor Multifinance? Bagaimana kinerjanya? Yuk simak di Weekly Update kali ini..Read more
Polusi Merajalela, Emiten Rumah Sakit Semakin Sehat??
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan polusi udara bisa menyebabkan berbagai penyakit pernafasan mulai dari kanker paru-paru, TBC, asma, paru obstruksi kronis serta pneumonia. Oleh karenanya, klaim BPJS Kesehatan dari kelima penyak...it tersebut berpotensi akan melonjak apabila situasi polusi udara semakin memburuk. BPJS Kesehatan mencatat, di wilayah DKI Jakarta dari 92.840 kasus di bulan Juni 2023 menjadi 109.707 kasus di bulan Juli 2023. Sementara wilayah Banten meningkat dari 132.362 kasus di bulan Juni 2023 menjadi 150.876
kasus di bulan Juli 2023. Saham apa yang diuntungkan? Yuk simak weekly update kali ini..Read more
Saham Lapis Dua & Lapis Tiga Mulai Dilirik, Tapi Masih Undervalue, Mana yang Menarik?
Saham lapis dua yang memiliki fundamental dan performa yang baik diantara saham lapis satu dan lapis tiga. Saham ini memiliki kapitalisasi pasar antara Rp. 500 miliar hingga Rp. 10 triliun. Selain itu, saham lap...is dua cenderung fluktuatif dan likuid. Saham lapis dua juga dikenal dengan istilah Mid Cap Stock atau Second Liner. Yuk baca selengkapnya di weekly update kali ini..Read more
Dampak Evaluasi Rasio Free Float, Emiten Apa yang Diuntungkan?
Kebijakan free float yang ditetapkan oleh BEI merupakan perhitungan rasio jumlah saham relatif dibagi total saham tercatat (outstanding share), atau total saham scripless yang dimiliki investor dengan kepemilikan pada suatu persentase... tertentu. Saham apa yang diuntungkan dari kebijakan evaluasi free float ini? Yuk baca selengkapnya di Weekly Market Update kali ini..Read more
Pajak Impor CBU Mobil Listrik Dipangkas, Emiten Apa yang Diuntungkan?
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan melonggarkan berbagai aturan untuk menjaga percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, salah satunya membuat pajak impor mobil Completely Built Up (CBU) menjadi nol persen. R...encana kebijakan ini sudah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pihaknya
sedang menyiapkan regulasi untuk memberikan insentif pada calon investor yang akan membawa investasi mobil listrik ke Indonesia. Emiten apa yang akan diuntungkan? Yuk baca selengkapnya di weekly market update kali ini...Read more
Kinerja keuangan PGEO diproyeksikan tetap solid pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan +19,6% YoY menjadi USD 694 juta dan laba bersih naik +23,8% YoY menjadi USD 308 juta, didorong oleh peningkatan produksi panas bumi serta penjualan uap dan listrik berbasis kontrak jangka panjang take-or-pay dengan PLN. Profitabilitas tetap sangat kuat dengan EBITDA margin di atas 80% dan ROE meningkat ke 18,8%, seiring perbaikan struktur permodalan dengan DER turun signifikan menuju 0,25x. Dengan valuasi waj... more
Kinerja keuangan ANTM diproyeksikan melonjak tajam pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +54% YoY menjadi Rp106,6 triliun dan laba bersih lebih dari dua kali lipat menjadi Rp7,35 triliun, didorong oleh harga emas yang berada di level tertinggi historis, pemulihan margin nikel, serta kontribusi proyek hilirisasi. EPS diperkirakan mencapai Rp306 per saham, sementara valuasi PER 2026F sebesar 13,4x masih berada di bawah rata-rata sektor tambang. Dengan ROE yang meningkat ke 21,5% pada 202... more
Kinerja keuangan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) diproyeksikan melesat signifikan pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +41% yoy menjadi Rp2,1 triliun dan lonjakan laba bersih +122% yoy menjadi Rp677 miliar, didorong oleh usia kebun yang telah memasuki fase prime serta ekspansi kapasitas pabrik pengolahan. Lonjakan laba tersebut mendorong EPS naik ke Rp28,44 per saham dengan valuasi PER 2025F yang sangat rendah di 0,8x, jauh di bawah rata-rata sektor perkebunan 8–12x, menanda... more
Industri telekomunikasi Indonesia pada semester I/2024 menunjukkan dinamika pertumbuhan yang menarik, dengan tiga pemain utama—PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL)—mencatatkan kinerja yang beragam. TLKM masih memimpin dalam hal laba bersih tertinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, ISAT mencatatkan pertumbuhan laba signifikan berkat strategi efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan jaringan, sement... more
Ekspor Indonesia pada Juni 2024 mengalami penurunan 1% YoY, melanjutkan tren perlambatan sejak pertengahan 2021 akibat penurunan harga komoditas tambang dan perkebunan. Sebaliknya, impor Indonesia pada Juli 2024 meningkat 8% YoY, didorong oleh pertumbuhan signifikan pada impor migas dan nonmigas.... more
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar CAGR 64,38% dalam beberapa tahun terakhir, didukung efisiensi operasional dan manajemen liabilitas yang baik. Penurunan aset yang mayoritas disebabkan oleh penurunan utang memberikan dampak positif terhadap kesehatan neraca keuangan perusahaan. Dengan rasio likuiditas yang stabil di atas 1, perusahaan menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. P... more
Industri timah memiliki peran strategis dalam perekonomian global, terutama sebagai komponen vital dalam teknologi modern, kendaraan listrik, dan energi terbarukan. Sebagai salah satu produsen utama, PT Timah Tbk (TINS) menunjukkan kinerja yang solid di tengah tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik dan penurunan produksi timah dunia sebesar 6,7% pada semester I-2024. Dengan fundamental yang terus membaik, termasuk laba yang melonjak 2.570% yoy dan fokus pada efisiensi operasional, T... more
Pangsa Pasar Perseroan yang Masih Besar
Perumahan subsidi beserta peruntukannya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki pangsa yang cukup menarik di Indonesia. Data PUPR terbaru menyatakan bahwa backlog perumahan Indonesia pada tahun 2022 mencapai 12.71 Juta jiwa dan diprediksi bakal terus bertambah sekitar 600.000-800.000 rumah tangga baru setiap tahunnya. Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sendiri yang ditargetkan untuk menjangkau segmen MBR memili... more