- Grup Salim Buang Saham Bangun Kosambi (CBDK) Rp157,5 Miliar
- HM Sampoerna (HMSP) akan menggelar RUPSLB pada 27 Februari 2026 untuk membahas perubahan direksi.
- TPIA Perkuat Integrasi Energi Kimia di Asia Tenggara
- Petrosea (PTRO) Akuisisi 2 Perusahaan Jasa Kepelabuhan
*_Rekomendasi:_*
Hold ANTM (4,330)
Target Price: 4,410 - 4,540
Stop Loss jika di bawah 4,200
Keterangan:
Hold TINS (4,450)
Target Price: 4,530 - 4,670
Stop Loss jika di bawah 4,310
Keterangan... more
Peluang industri properti adanya Backlog Perumahan. Angka backlog perumahan di Indonesia semakin membengkak yang saat ini mencapai 12,71 juta. Bahkan setiap tahunnya bertambah sekitar 600 - 800 ribu rumah tangga baru yang tentunya membutuhkan hunian. Artinya masih banyak permintaan untuk penjualan p...roperti.Read more
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 24-25 Mei 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. S&P Global merilis purchasing manager’s index (PMI) manufaktur ...Indonesia pada April 2023 yang mengalami kenaikan sebesar 0,8 poin ke level 52,7. Sebelumnya, PMI manufaktur Indonesia pada Maret 2023 lalu berada di angka 51,9. PMI manufaktur April tersebut mencapai posisi tertinggi dalam 7 bulan terakhir. Hal ini didorong oleh kenaikan kuat pada permintaan baru. Cek data selengkapnya di Monthly Bulletin kali ini yuk..Read more
Menilik Peluang dari Aksi Buyback, Apa Alasannya?
Buyback saham atau repurchase saham adalah proses pembelian kembali saham yang beredar di pasar atau dimiliki oleh publik (outstanding share). Perusahaan menginvestasikan dananya untuk membeli kembali saham milik mereka yang saat ini dimiliki oleh ...investor. Adanya buyback saham membuat jumlah saham yang beredar di pasar akan berkurang. Pembelian kembali saham oleh perusahaan ini secara otomatis akan mengurangi jumlah keuntungan yang harus disetor perusahaan kepada pemegang saham lewat pembagian dividen.Read more
Ada kah Sell on May and Go Away? Kemana Arah IHSG? Fenomena Sell in May and Go Away menjadi momok bagi sebagian investor dalam menanamkan dananya ke dalam saham. Sell on May andGo Away merupakan istilah yang popular di pasar modal Amerika yang menggambarkan kepercayaan pengaruh periode Mei terhadap ...harga saham. Strategi ini tidak berdasarkan analisis, namun hanya strategi musiman saja. Periode November-April dikenal dengan best period, sedangkan periode Mei-Oktober dikenal dengan worst period.Read more
Ancaman Ekonomi Global, Waspada Pasar Domestik !
Sejumlah sentimen pasar masih mencermati pergerakan bursa global. Inflasi Amerika Serikat (AS) pada April 2023 tercatat sebesar 4,9% secara tahunan (yoy) atau berada di bawah ekspektasi. Berdasarkan konsensus para ekonom yang disurvei Reuters, inflas...i pada April 2023 diperkirakan sebesar 5% YoY atau sama seperti bulan sebelumnya. Walaupun inflasi menunjukkan data yang membaik tetapi pembahasan tentang plafon utang masih menjadi kekhawatiran pelaku pasar.Read more
Saham Anjlok Pasca Dividen? Hati-hati Jebakan Dividen Trap!
ITMG, UNTR, ASII, dan SMGR merupakan emiten yang konsisten membagikan dividennya setiap tahun, hal ini membuktikan kinerja mereka yang cemerlang dalam membukukan laba bersihnya. ITMG, salah satu emiten ter-royal yang membagikan dividen ke... pemegang sahamnya. Realisasi laba bersih ITMG sebesar US$ 1,2 miliar dan dividen tunai US$ 774 juta, maka rasio pembayaran dividen sebesar 65%.
Jika kita hitung dengan asumsi harga cum date di level 40.875 dan dividen Rp6,416, maka rasio dividen yield mencapai 15.7%. Begitu juga saham UNTR, ASII, dan SMGR memiliki keuntungan dari dividen masing-masing 19.9%, 9.7%, dan 4.2%. Cukup menggiurkan bukan? Apakah kita bisa hidup dari dividen saja? Dibalik potensi, pasti ada risikonya…. Yuk simak selengkapnya di weekly update kali ini..Read more
Pesta Pemilu 2024, Sentimen Positif Bagi Pasar Saham. Emiten Apa yang Diuntungkan?
Pesta demokrasi Indonesia semakin panas. Setidaknya sudah ada dua calon presiden yang diusung oleh partai politik secara resmi, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Pasar pun memberikan reaksi atas pencalonan ked...uanya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) di 2024. Saham apa saja yang terdampak sentimen pemilu 2024? Bagaimana Kinerja Sahamnya? Simak di weekly update kali ini yuk..Read more
Harga emas kembali rebound pada pekan ini. Kenaikannya didorong oleh dua faktor penting yaitu rilisnya data inflasi AS dan risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Apakah kenaikan emas ini tetap berlanjut? Bagaimana prospek saham emiten emas di Indonesia? Mari simak ulasannya yuk.....Read more
Kinerja keuangan PGEO diproyeksikan tetap solid pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan +19,6% YoY menjadi USD 694 juta dan laba bersih naik +23,8% YoY menjadi USD 308 juta, didorong oleh peningkatan produksi panas bumi serta penjualan uap dan listrik berbasis kontrak jangka panjang take-or-pay dengan PLN. Profitabilitas tetap sangat kuat dengan EBITDA margin di atas 80% dan ROE meningkat ke 18,8%, seiring perbaikan struktur permodalan dengan DER turun signifikan menuju 0,25x. Dengan valuasi waj... more
Kinerja keuangan ANTM diproyeksikan melonjak tajam pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +54% YoY menjadi Rp106,6 triliun dan laba bersih lebih dari dua kali lipat menjadi Rp7,35 triliun, didorong oleh harga emas yang berada di level tertinggi historis, pemulihan margin nikel, serta kontribusi proyek hilirisasi. EPS diperkirakan mencapai Rp306 per saham, sementara valuasi PER 2026F sebesar 13,4x masih berada di bawah rata-rata sektor tambang. Dengan ROE yang meningkat ke 21,5% pada 202... more
Kinerja keuangan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) diproyeksikan melesat signifikan pada 2025 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar +41% yoy menjadi Rp2,1 triliun dan lonjakan laba bersih +122% yoy menjadi Rp677 miliar, didorong oleh usia kebun yang telah memasuki fase prime serta ekspansi kapasitas pabrik pengolahan. Lonjakan laba tersebut mendorong EPS naik ke Rp28,44 per saham dengan valuasi PER 2025F yang sangat rendah di 0,8x, jauh di bawah rata-rata sektor perkebunan 8–12x, menanda... more
Industri telekomunikasi Indonesia pada semester I/2024 menunjukkan dinamika pertumbuhan yang menarik, dengan tiga pemain utama—PT Telkom Indonesia (TLKM), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL)—mencatatkan kinerja yang beragam. TLKM masih memimpin dalam hal laba bersih tertinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, ISAT mencatatkan pertumbuhan laba signifikan berkat strategi efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan jaringan, sement... more
Ekspor Indonesia pada Juni 2024 mengalami penurunan 1% YoY, melanjutkan tren perlambatan sejak pertengahan 2021 akibat penurunan harga komoditas tambang dan perkebunan. Sebaliknya, impor Indonesia pada Juli 2024 meningkat 8% YoY, didorong oleh pertumbuhan signifikan pada impor migas dan nonmigas.... more
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan laba bersih signifikan sebesar CAGR 64,38% dalam beberapa tahun terakhir, didukung efisiensi operasional dan manajemen liabilitas yang baik. Penurunan aset yang mayoritas disebabkan oleh penurunan utang memberikan dampak positif terhadap kesehatan neraca keuangan perusahaan. Dengan rasio likuiditas yang stabil di atas 1, perusahaan menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. P... more
Industri timah memiliki peran strategis dalam perekonomian global, terutama sebagai komponen vital dalam teknologi modern, kendaraan listrik, dan energi terbarukan. Sebagai salah satu produsen utama, PT Timah Tbk (TINS) menunjukkan kinerja yang solid di tengah tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik dan penurunan produksi timah dunia sebesar 6,7% pada semester I-2024. Dengan fundamental yang terus membaik, termasuk laba yang melonjak 2.570% yoy dan fokus pada efisiensi operasional, T... more
Pangsa Pasar Perseroan yang Masih Besar
Perumahan subsidi beserta peruntukannya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki pangsa yang cukup menarik di Indonesia. Data PUPR terbaru menyatakan bahwa backlog perumahan Indonesia pada tahun 2022 mencapai 12.71 Juta jiwa dan diprediksi bakal terus bertambah sekitar 600.000-800.000 rumah tangga baru setiap tahunnya. Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sendiri yang ditargetkan untuk menjangkau segmen MBR memili... more