Akan Rilis Data GDP, Indonesia Masih Diramal Resesi | EMB 05 Mei 2021 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan hari ini (4/5/2021) ditutup menguat pada level 5964 (0.19%) ditransaksikan senilai Rp 9.3 Triliun dengan volume transaksi 18.5 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Beli Bersih Rp 416.36 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: TBIG 86.8(B) , TLKM 63.9(B) , BBCA 42.6(B) , BBRI 20.4(B) , ICBP 11.0(B) , ACES 10.7(B) , ERAA 10.5(B).
Pergerakan indeks diakhir sesi pada perdagangan hari ini cenderung menguat. Dimana penguatan tersebut tertinggi terjadi karena adanya optimisme pasar terkait data ekonomi yang akan rilis hari ini terkait neraca perdagangan, ekspor dan impor US yang di proyeksikan akan mengalami perbaikan dibandingkan dengan sebelumnya. Kemudian hari Rabu akan rilis GDP Indonesia pada Q1 2021 yang di proyeksikan akan mengalami peningkatan terhadap pertumbuhannya namun masih dalam level minus yakni kisaran -1.04% menurut konsensus Trading Economics. Perbaikan yang terjadi pada GDP Indonesia tahun ini sudah diproyeksikan oleh beberapa pelaku pasar seiring dengan adanya perbaikan ekonomi baik dari domestik serta global. Perbaikan ekonomi ini juga di proyeksikan seiring dengan berkurangnya kekhawatiran global terkait penyebaran kasus Covid-19 yang dibeberapa negara yang jika dilihat dari kurva penyebaranannya beberapa cenderung melandai termasuk Indonesia, meskipun di beberapa negara lonjakan kasus Covid-19 masih terjadi, namun setidaknya tidak separah tahun lalu ketika vaksin masih belum ditemukan.
Selain dari domestik hari Rabu akan rilis juga terkait data dari persediaan minyak mentah dari US menurut survei dari EIA yang di proyeksikan akan mengalami penurunan dari sebelumnya menjadi -2.191M dari 0.09M.
Secara teknikal, indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat terbatas membentuk pola candle bullish harami bergerak pada trend sideways menguji support mayor 5950 dan resistant mayor 6000 setelah dalam 1 hari perdagangan pergerakan IHSG cukup fluktuatif. Indikator stochastic berada di areal pertengahan dilevel 45. IHSG diperdagangkan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Indeks juga nampak masih menguji support lower band pada indikator bollinger band. Chanell bollinger band juga nampak mulai menyempit indikasi bahwa indeks masih berada pada fase sideways. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat pada range pergerakan 5950-6000. Saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini meliputi INCO, TINS, PTPP, MDKA, UNTR







