Wall Bangkit! Ayoo IHSG Jangan Mau Kalah! | EMB 26 Mar 2021 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6123 (-0.54%) ditransaksikan senilai Rp 10.46 Triliun dengan volume transaksi 17.42 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Jual Bersih Rp -318.91 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: BBCA -211(B) , BBRI -55.(B) , ICBP -54.(B) , BMRI -51.(B) , ASII -49.(B) , INDF -32.(B) , BBNI -31.(B).
Adapun sektor yang membebani laju indeks perdagangan kemarin meliputi sektor Mining (-0.074%), Consumer (-0.114%), Misc-Ind (-0.212%), Trade (-0.586%), Agriculture (-1.21%), Property (-1.252%), Finance (-1.367%) dimana sektor yang masih menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Infrastructure (1.136%), Basic-Ind (0.324%), Manufactur (0.035%).
Indeks pada perdagangan kemarin terpantau bergerak melemah dan ditutup pada level 6122 atau melemah -0.54%.
Pelemahan Indeks beberapa hari ini sejalan dengan pelemahan sejumlah indeks saham di kawasan Asia Pasifik akibat peningkatan kasus Covid-19 diberbagai negara dan pemberlakuan kebijakan lockdown di kawasan Eropa. Investor perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini yaitu data penjualan ritel dari Inggris untuk bulan Februari yang diperkirakan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 2.1%MoM dan -3.5%YoY dari sebelumnya -8.2%MoM dan -5.9%YoY.
Secara teknikal, indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah membentuk pola candle three black crows. Ditransaksikan dengan volume yang cukup ramai jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga nampak belum menunjukkan teknikal rebound yang mengindikasikan masih adanya potensi pelemahan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada range pergerakan 6050 - 6170.







