Waspada Volatilitas Tinggi, Mari Profit Taking! | EMB 19 Feb 21 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 6348 (1.13%) ditransaksikan senilai Rp 11.29 Triliun dengan volume transaksi 17.99 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Beli Bersih Rp 622.83 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: BMRI 191.(B) , BBRI 99.6(B) , BBNI 88.1(B) , UNVR 41.7(B) , ADRO 36.5(B) , TLKM 32.4(B) , UNTR 32.3(B).
Adapun sektor yang menopang laju indeks perdagangan kemarin meliputi sektor Misc-Ind (2.754%), Infrastructure (1.605%), Basic-Ind (1.559%), Finance (1.539%), Manufactur (1.301%), Mining (1.165%), Consumer (0.63%), dimana sektor yang masih membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Agriculture (-0.085%), Trade (-0.349%), Property (-0.548%).
Indedks pada perdagangan kemarin terpantau bergerak menguat signifikan dan ditutup pada level 6347 atau menguat 1.125%. Penguatan Indeks ditopang dengan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3.50%.
Investor perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini yaitu data PPI Jerman untuk bulan Februari, yang diperkirakan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 0.7% MoM dan 2%YoY dari sebelumnya 1.4%MoM dan 0.9%YoY.
Secara teknikal, Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat membentuk pola consolidation. Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga nampak terjadi golden cross yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada range pergerakan 6300 - 6380. adapun saham-saham yang perlu dicermati yaitu: BMRI, BBR, DOID, TLKM.







