Judul 5 Maret 2021 : Bursa Wall Street Babak Belur, Sepertinya IHSG Akan Ikut Disiksa | EMB 05 Mar 21 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6291 (-1.35%) ditransaksikan senilai Rp 14.05 Triliun dengan volume transaksi 27.54 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Jual Bersih Rp -17.74 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: BBCA -216(B) , ASII -62.(B) , ANTM -55.(B) , INCO -52.(B) , ICBP -36.(B) , MDKA -33.(B) , GGRM -32.(B).
Adapun sektor yang membebani laju indeks hari ini meliputi sektor connsumer (-0.342%), Trade (-0.57%), Manufactur (-0.949%), Misc-Ind (-1.325%), Basic-Ind (-1.578%), Infrastructure (-1.712%), Finance (-1.789%), Mining (-2.873%) dimana sektor yang masih menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Property (0.463%), Agriculture (0.041%).
Indeks pada perdagangan kemarin terpantau bergerak melemah cukup signifikan dan ditutup pada level 6290 (-1.35%). Pelemahan ini disebabkan aksi jual masif oleh investor asing yang menyebabkan beberapa saham mengalami penurunan yang cukup signifikan. Investor perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini yaitu data Neraca perdagangan AS untuk bulan Januari diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan mengalami pertumbuhan yang defisit $-66.6 Miliar sedangkan untuk data Export bulan Januari diprediksikan akan bertumbuh $192.5 miliar dari sebelumnya dan Import bulan Januari diprediksikan akan bertumbuh $260 miliar dari sebelumnya $256.6 miliar.
Secara teknikal, Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah ke level 6290. Ditransaksikan dengan volume yang cukup ramai jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga berada areal overbought dan terjadi death cross yang mengindikasikan ada potensi pelemahan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah pada range pergerakan 6250 - 6380.







