Belum Ada Tanda-Tanda Pengetatan Moneter AS, Pasar Masih Konsolidasi ! | EMB 24 Feb 21 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 6273 (0.28%) ditransaksikan senilai Rp 12.96 Triliun dengan volume transaksi 14.64 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Beli Bersih Rp 469.55 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: TLKM 608.(B) , ANTM 96.0(B) , BBTN 91.6(B) , MDKA 55.4(B) , BBRI 41.9(B) , INCO 32.9(B) , INKP 24.3(B). Adapun sektor yang menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Mining (1.094%), Trade (0.331%), Infrastructure (0.29%), dimana sektor yang masih membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Property (-0.244%), Agriculture (-0.256%), Finance (-0.399%), Consumer (-0.864%), Misc-Ind (-0.961%), Manufactur (-1.401%), Basic-Ind (-2.245%)
Indeks pada perdagangan kemarin terpantau bergerak mix dengan kecenderungan menguat dan ditutup pada level 6272 (+0.28%). Penguatan Indeks disebabkan dari pergerakan Bursa Regional yang bergeak mix nama pada akhir penutupan ditutup pada teritory hijau. Investor perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini yaitu data GDP Jerman untuk Q4 secara kuartalan (final) yang diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 0.1% lebih lambat dari sebelumnya 8.5% dan secara tahunan untuk Q4 (final) yaitu -3.9% dari sebelumnya -4%. Data penjualan rumah Amerika Serikat untuk bulan Januari MoM diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 2.1% dari sebelumnya 1.6%.
Secara teknikal, Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat membentuk pola consolidation. Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga nampak memasuki areal overbought yang mengindikasikan ada potensi terjadi aksi profit taking atau pelemahan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah pada range pergerakan 6230- 6320. Adapun saham-saham yang perlu dicermati yaitu: TLKM, ERAA, BBTN, LPPF, AGII.







