Rilis BPS! Neraca Perdagangan RI Diperkirakan Surplus, Bagaimana IHSG? | EMB 15 Feb 2021 | 01 January 1970
Untuk perdagangan hari ini, karena dua negara adidaya ekonomi (Amerika Serikat/AS dan China) sedang libur, di mana AS hari ini sedang memperingati dirgahayu kota Washington dan China masih libur panjang tahun baru Imlek. Ada kemungkinan sentimen dari pasar saham kedua negara tersebut cenderung sepi. Namun pelaku pasar masih perlu mencermati sentimen lainnya. Selain dari kedua negara adidaya ekonomi tersebut, beberapa sentimen juga perlu dicermati oleh pelaku pasar.Diantaranya adalah sentimen dari rilis data pembacaan awal pertumbuhan ekonomi di Jepang untuk periode kuartal keempat tahun 2020. Trading Economics memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahap awal (belum final) disetahunkan Jepang pada kuartal IV 2020 yang tercermin
pada produk domestic bruto (PDB) turun menjadi 9%. Adapun secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ), diperkirakan PDB Jepang
berada di level 2,2%. Pembatasan sosial yang masih berlangsung di Negeri Sakura untuk menahan pandemi virus corona (Covid-19)
membuat pendapatan perusahaan dan konsumsi rumah tangga anjlok. Sementara itu di dalam negeri, data ekonomi yang akan dirilis pada hari ini adalah data neraca perdagangan untuk periode Januari 2021. Neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2021 diperkirakan masih membukukan surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data perdagangan internasional Indonesia periode Januari 2021 pada pukul 11:00 WIB. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekspor tumbuh 14,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-onyear/ YoY). Sementara ekspor diperkirakan tumbuh -2,4% YoY. Ini membuat neraca perdagangan mencatat surplus US$ 1,78 miliar. Namun rilis data nanti diperkirakan akan sedikit turun jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat membentuk pola candle doji pada level 6222.Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga nampak berada pada areal pertengahan yang mana masih ada potensi penguatan terbatas. Indeks hari ini ditopang oleh sektorMining (1,444%), Consumer (0,63%), Basic Industry (0,568%), Manufacture (0,421%), Finance (0,316%), Trade (0,31%), kendati dibebani oleh sektor Infrastructure (-0,136%), Property (-0,289%), Agriculture (-0,398%), Miscellaneous Industry (-0,6%) yang mengalami pelemahan walaupun belum signifikan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada range pergerakan 6150 - 6250. Saham-Saham yang dapat dicermati pada hari ini meliputi: ASII, MAPI, TBIG, KRAS, MEDC, ELSA, BRPT







