Presiden Ukraina: 16 Februari Menjadi Hari Serangan Rusia! | 15 Feb 2022 | 01 January 1970
'Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6734. Indeks dibebani oleh sektor Basic Materials (-1.965%), Consumer Cyclicals (-0.765%), Financials (-1.814%), Healthcare (-0.991%), Industrials (-0.925%), Infrastructures (-0.681%), Consumer Non-Cyclical (-0.392%), Properties & Real Estate (-1.269%), Technology (-2.593%), Transportation & Logistic (-3.07%) kendati ditopang oleh sektor Energy (1.478%) yang mengalami penguatan yang belum signifikan. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak pada range level support 6700 dan level resistance 6770.
Beralih ke bursa saham AS, tiga indeks utama ditutup di zona merah. Dow Jones Industrial Average (DJIA) minus 0,42%, S&P 500 melemah 0,37%, dan Nasdaq Composite berkurang 0,09%. Penyebab koreksi di Wall Street adalah komentar pejabat teras bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Dalam wawancara bersama CNBC International, Presiden The Fed St Loius James Bullard menyebut pada 1 Juli 2022 suku bunga acuan sudah harus naik 100 basis poin (bps) atau 1%.







