Kasus Covid-19 Melandai, Namun Pasar Global Profit Taking, Bagaimana IHSG? | EMB 10 FEB 21 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6182 (-0.44%) ditransaksikan senilai Rp 19.2 Triliun dengan volume transaksi 18.87 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Jual Bersih Rp -441.08 Miliar. Adapun sektor yang membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Property (-0.346%), Basic-Ind (-0.728%), Trade (-0.793%), Consumer (-0.851%), Manufactur (-1.231%), Mining (-1.335%), Infrastructure (-1.939%), Misc-Ind (-3.639%) dimana sektor yang masih menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Agriculture (1.658%), Finance (0.78%).
Indeks pada perdagangan kemarin bergerak mix dengan kecenderungan menguat dan ditutup melemah pada level 6181 (-0.44%). Pelemahan Indeks disebabkan karena adanya aksi jual masif oleh Investor asing, selain itu pemberlakuan kembali Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro mulai tanggal 9 hingga 22 Februari 2021 mengakibatkan terjadinnya Panic Selling bagi investor domestic. Investor perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini yaitu data Inflasi AS bulan Januari secara tahunan yang diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 1.5% dari sebelumnya 1.4% dan Inflasi bulanan untuk bulan Januari diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh melambat 0.3% dari sebelumnya 0.4%. Dari Jerman akan dirilis juga data Inflasi tahunan untuk bulan Januari yang diprediksi oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 1% dari sebelumnya -0.3% dan Inflasi bulanan untuk bulan Januari akan bertumbuh 0.8% dari sebelumnya 0.5%. Dan dari China juga akan merilis data Inflasi tahunan untuk bulan Januari yang diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 0.00% dari sebelumnya 0.2% sedangkan Inflasi bulanan untuk bulan Januari China diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 1% dari sebelumnya 0.7%.
Secara teknikal IHSG bergerak konsolidasi membentuk pola Bearish Engulfing. Volume transaksi relatif ramai dibandingkan 5 hari terakhir. Indikator Bollinger Band gagal tertembus pada Middle Band sehingga level ini menjadi level Resistance bagi indeks. Indikator Stochastic nampak berada pada pertengahan dan berpotensi akan terjadi Death Cross. Indeks hari ini diperkirakan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah pada range 6150 - 6200. Adapun saham-saham yang perlu dicermati yaitu BBRI, ERAA, AGRO, SMSS, LSIP.







