Investor Asing Mulai ke Indonesia, IHSG Berpotensi Menguat | EMB 04 Feb 21 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 6078 (0.56%) ditransaksikan senilai Rp 20.57 Triliun dengan tiga nilai transaksi terbesar saham LQ45 yaitu: ANTM 2281(B) , BBNI 745.(B) , BMRI 546.(B) , dengan tiga saham LQ45 yang paling ramai ditransaksikan yaitu: ANTM 121025x , PGAS 28541x , BBNI 27511x . Saham-saham konstituen IHSG hari ini ditransaksikan dengan volume transaksi 23.69 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Beli Bersih Rp 4746.68 Miliar pada beberapa saham LQ45 seperti: BBNI 257.(B) , BBCA 107.(B) , ANTM 58.2(B) , AKRA 33.4(B) , TLKM 25.2(B) , ASII 24.3(B) , INTP 22.5(B). Adapun sektor yang menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Misc-Ind (2.659%), Consumer (1.291%), Finance (1.166%), Property (0.773%), Manufactur (0.666%), Trade (0.474%), Agriculture (0.318%), dimana sektor yang masih membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Infrastructure (-0.702%), Basic-Ind (-0.951%), Mining (-1.332%)
Indeks pada perdegangan kemarin terpantau bergerak menguat dan ditutup pada level 6077 (0.56%). Penguatan Indeks hari disebabkan oleh adanya aksi beli masif oleh investor asing pada saham-saham perbankan seperti BBNI dan BBCA. Investor perlu mencermati data eknomi yang akan rilis hari ini antaralain data klaim pengangguran AS untuk bulan Januari diprediksikan oleh konsensus Trading Economic akan berkurang 830.000 dari sebelumnya 847.000. Kemudian dari Uni Eropa akan dirilis data PMI Construction bulan Januari yang diprediksikan oleh Trading Economic pertumbuhannya akan terkontraksi dari 45.5 menjadi 46. Penjualan ritel Uni Eropa untuk bulan Desember MoM Uni Eropa yang diprediksikan konsensus Trading Economic akan mengalami peningkatan 1.6% dari sebelumnya -6.1%. Data penjualan ritel Uni Eropa untuk bulan Desember YoY diprediksikan oleh konsensus Trading Economic juga mengalami pertumbuhan 0.3% dari sebelumnya -2.9%. Kemudian dari Inggris akan dirilis data penjualan mobil untuk bulan Januari yang diprediksikan oleh Trading Economis akan mengalami penurunan -34% dari sebelumnya -10.9% dan untuk data PMI Construction bulan Januari diprediksikan akan tumbuh terekspansi melambat 52.9 dari sebelumnya 54.6. Selanjutnya dari Jerman akan dirilis data PMI Construction untuk bulan Januari diprediksikan oleh Trading Economics akan bertumbuh terkontraksi sedikit melambat 46.6 dari sebelumnya 47.
Secara teknikal Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah membentuk pola consolidation. Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari pedagangan. Indikator stochastic juga nampak berada pada areal pertengahan yang mana masih ada potensi penguatan terbatas. Indeks pada hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada range pergerakan 6000 - 6100
Adapun saham-saham yang perlu dicermati yaitu BBNI, BRIS, KRAS, ASII.







