Hati-hati IHSG Rawan Koreksi! | EMB 18 Agustus 2021 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan hari Senin (16/8/2021) ditutup melemah pada level 6078 (-0,84%). Ditransaksikan dengan volume yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume 5 hari perdagangan. Indeks dibebani oleh sektor Basic Materials (-1.239%), Consumer Cyclicals (-0.723%), Energy (-0.182%), Financials (-0.314%), Healthcare (-1.236%), Industrials (-0.376%), Infrastructures (-0.55%), Consumer Non-Cyclical (-0.582%), Properties & Real Estate (-0.156%), Technology (-5.381%), Transportation & Logistic (-2.636%).
Sentimen pertama yang akan mempengaruhi market hari ini yaitu dari bursa Wall Street yang ditutup melemah, serta diikuti juga dengan market Asia yang juga ikut melemah kemarin. Pasar saham Indonesia libur Hari Kemerdekaan kemarin, sehingga hari ini IHSG berisiko menyusul ke zona merah.
Pelemahan bursa Wall street masih terkait penyebaran virus corona delta yang membuat investor masih cenderung mengamankan asetnya. Peningkatan kasus Covid-19 di AS memang cukup mengerikan belakangan ini, 5 negara bagian di Amerika Serikat mencatat rekor rata-rata penambahan kasus.
Sentimen kedua yaitu investor menantikan notula rapat kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) edisi Juli yang akan dirilis Kamis dini hari waktu Indonesia. Pelaku pasar akan melihat petunjuk-petunjuk atau detail informasi untuk memprediksi kapan tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) akan dilakukan. Ketua The Fed, Jerome Powell, yang berbicara tadi malam mengatakan masih belum diketahui apakah penyebaran virus corona berdampak atau tidak pada perekonomian.
Sentimen selanjutnya dari dalam negeri yaitu di hari Senin pelaku pasar menanti keputusan PPKM, maka hari ini akan meresponnya. PPKM level 4, 3 dan 2 kembali diperpanjang hingga 23 Agustus mendatang. Bahkan PPKM akan terus dilanjutkan selama pandemi. Hal ini disampaikan Menko Marves Luhut Pandjaitan dalam konferensi persnya, Senin (16/8/2021).Sejak PPKM diterapkan, kasus Covid-19 terus menunjukkan penurunan, mulai dari penambahan kasus positif, kasus aktif, hingga bed occupancy ratio (BOR). Tetapi kabar baiknya, pemerintah memberikan pelonggaran lebih lanjut, yang tentunya bisa memberikan sentimen positif ke pasar finansial.
Berapa pelonggaran di beberapa wilayah termasuk DKI Jakarta yakni pusat perbelanjaan/mal diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, resto atau kafe yang berada di ruang terbuka kini sudah melayani dine in dengan kapasitas 25%, dan waktu makan 30 menit. Begitu juga dengan warung makan atau pedagang kaki lima dengan maksimal 3 pengunjung dan waktu makan juga 30 menit. Kemudian tempat Ibadah juga diizinkan buka di beberapa wilayah, dengan kapasitas 50%. Selain perpanjangan dan pelonggaran PPKM, rilis data negara dagang bulan Juli Indonesia juga akan menjadi perhatian.
Dengan beberapa katalis diatas maka kami memproyeksikan indeks pada hari Rabu (18/8/2021) diperkirakan akan bergerak pada range level support 6055 dan level resistance 6125.







