Rencana The Fed Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Dengan BI? | EMB 17 Juni 2021 | 01 January 1970
'Pergerakan indeks pada kemarin baik domestik, us ataupun regional cenderung mengalami pelemahan. Pelemahan yang terjadi dikarenakan para pelaku pasar khawatir akan tapering tantrum yang terjadi, mengingat bahwa besok hari Kamis akan rilis terkait data suku bunga acuan US yang kalau kita lihat proyeksinya itu masih cenderung stagnan yakni 0.25%. Kekhawatiran muncul dikarenakan para pelaku pasar melihat bahwa dari beberapa data ekonomi US yang sudah rilis terlihat adanya perbaikan serta peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu ketika kasus Covid-19 di US masih tinggi, meskipun jika kita lihat secara harian dan dibandingkan dengan negara lain kasus Covid-19 di US juga masih terbilang tinggi. Kemudian, selain dari faktor tersebut ada juga terkait dari kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia yang perharinya kian meningkat, ditambah lagi dengan penyebaran kasus Covid-19 varian barunya yang menambah kekhawatiran para pelaku pasar.
Selain dari suku bunga acuan US, hari ini akan rilis juga terkait dari suku bunga domestik, yang mana jika kita lihat proyeksinya ketiga-tiganya masih cenderung stagnan untuk Lending Facility Rate sebesar 4.25%, Deposit Facility Rate sebesar 2.75%, dan untuk interest rate decision sebesar 3.5%. Menurut kami proyeksi tersebut setara dengan kondisi saat ini, dimana kondisi saat ini meskipun dari sisi inflasi dan ataupun Indeks Kepercayaan Konsumen Indonesia cenderung sudah membaik, bahkan dari sisi ekspor impor juga cenderung lebih baik terutama ekspor, yang menandakan bahwa aktivitas manufaktur Indonesia sudah kembali bergeliat, namun masih ada beberapa sektor yang masih membutuhkan stimulus untuk mendorong kenaikannya, sehingga Bank Indonesia memproyeksikan hingga tahun ini inflasi masih cenderung rendah, sehingga untuk suku bunga masih akan cenderung stagnan hingga akhir tahun.
Selanjutnya, dari Bursa US akan rilis data terkait dari data ketenagakerjaan US yang diproyeksikan akan cendeurng menurun dibandingkan dengan sebelumnya yakni 376000 manjadi 359000. Jika penurunan tersebut terjadi maka hal tersebut menjadi salah satu katalis positif bagi Bursa US.







