Anies Tarik Rem Mendadak, Hati-Hati IHSG Berpotensi Koreksi! | EMB 15 Juni 2021 | 01 January 1970
Pergerakan indeks kemarin ditutup melemah dikarenakan adanya kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia terutama DKI Jakarta akibat dari arus balik mudik lebaran beberapa pekan lalu, sehingga menimbulkan kekhawatiran kembali akan lonjakan kasus tersebut. kemudian yang kedua, pelemahan yang terjadi juga karena market pada pekan ini cenderung menunggu bagaimana rilis data ekonomi seperti neraca dagang, dan ekspor-impor Indonesia yang akan rilis pada hari selasa, kemudian penjualan eceran US, serta manufacturing productions yang ketiganya diperkirakan membaik.
Untuk data US, penjualan eceran ex Autos bulanan di proyeksikan akan tumbuh 0.4% dari sebelumnya -0.8%, sedangkan untuk penjualan eceran biasa diproyeksikan masih tumbuh negatif namun cenderung membaik dibandingkan dengan sebelumnya. Kemudian, data domestik akan rilis neraca dagang diproyeksikan akan cenderung meningkat dibandingkan dengan sebelumnya $2.19B menjadi $2.3B. Kemudian, untuk data ekspor meningkat juga proyeksinya yakni 57.49% dari 51.94%, dan untuk impornya 29.93% emnjadi 65%, proyeksi ayng cukup optimis, namun hal ini sejalan dengan aktivitas ekonomi Indonesia yang sudah perlahan mulai kembali normal. Sehingga Impornya kembali mengalami kenaikan disana. Rilisnya ketiga data domestik tersebut diperkirakan akan cukup mempengaruhi pergerakan indeks.







