Menanti Gebrakan Joe Biden, Akan IHSG Kembali Menguat? | EMB 20 Jan 2021 | 01 January 1970
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 6322 (-1.06%) ditransaksikan senilai Rp 17.51 Triliun dengan volume transaksi 23.04 Miliar lembar saham dimana asing melakukan Aksi Beli Bersih Rp 262.83 Miliar. Adapun sektor yang membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Infrastructure (-0.007%), Property (-0.259%), Basic-Ind (-0.262%), Mining (-2.886%), Agriculture (-3.115%) dimana sektor yang masih menopang laju indeks hari ini meliputi sektor Trade (-0.306%), Consumer (-0.387%), Misc-Ind (-0.593%), Infrastructure (-0.624%), Agriculture (-0.712%), Finance (-0.789%), Manufactur (-1.015%), Basic-Ind (-2.044%), Property (-2.604%), Mining (-3.357%)
Indeks pada perdagangan Selasa kemarin terpantau bergerak melemah. Pada awal perdagangan Indeks dibuka menguat lalu terkoreksi cukup dalam dan ditutup pada level 6315 (-1.168). Indeks hari ini melemah karena adanya beberapa saham yang mententuh batas bawah atau auto reject bawah hampir 7% antara lain saham-saham pertambangan seperti BUMI, ANTM, dan TINS. Kemudian saham saham terkait farmasi seperti KAEF, INAF, dan IRRA. Dan untuk saham saham perbankan yang menyentuh batas bawah yaitu saham BJTM, BEKS, BBKP, AGRO, dan BRIS. Investor juga perlu mencermati data ekonomi yang akan rilis hari ini. Dari Inggris, akan rilis data Inflasi bulan Desember YoY yang diproyeksikan oleh konsensus Trading Economic akan bertumbuh 0.6% dari sebelumnya hanya bertumbuh 0.3%. Inflasi bulan Desember MoM juga dipediksi akan bertumbuh 0.2% dari sebelumnya -0.1%. Kemudian dari dalam negri akan rilis data penjualan motor untuk bulan Desember Yoy yang diproyeksikan oleh Trading Economic masih akan bertumbuh terbatas -50% membaik dari bulan Desember tahun sebelumnya sebesar -56.7%, tentunya rilis data penjualan motor ini sangat dinantikan oleh pelaku pasar untuk mencermati saham-saham otomotif.
Secara teknikal Indeks bergerak ditutup terkonsolidasi melemah dengan menguji level support Middle Band 6250 dan level resistance UpperBand 6450 pada indikator Bollinger Band. Volume transaksi relatif sepi dibandingkan dengan rata-rata volume perdagangan 5 hari terakhir. Indikator stochastic nampak berada pada areal pertengahan pada level 40 dan 60 berpotensi terjadi koreksi 1 hingga 2 hari kedepan menuju areal Oversold . Indeks hari ini diperkirakan akan bergerak konsolidasi pada range 6250 - 6450 dengan kecenderungan melemah. Adapun saham yang perlu dicermari untuk hari ini yaitu EXCL, SCMA, SIDO, BTPS, AKRA.







