Tendensi Investor akan sikap The Fed dan sentimen lainya hari ini | April 12,2023 / 08:53:00
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak menguat pada Selasa (11/4/2023) di tengah investor menunggu data ekonomi AS. Setelah sempat dibuka di zona merah, IHSG pada sesi II perdagangan Selasa ditutup naik signifikan 0,59% menjadi 6.811,31 secara harian.
Sebanyak 300 saham menguat, 221 saham melemah, sementara 200 lainnya mendatar. Perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp7,45 triliun dengan melibatkan 19,3miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,... more
Sentimen awal pekan terhadap IHSG dan Rupiah yang dapat menjadi pertimbangan. | April 10,2023 / 08:47:02
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah dan meninggalkan level psikologis 6.800. Berbeda, mata uang rupiah melanjutkan kinerja impresifnya melawan dolar Amerika Serikat (AS) di periode yang sama.
Indeks acuan Tanah Air tersebut tercatat melemah 0,39% ke 6.792,76 pada perdagangan Kamis (6/4/2023). Dalam sepekan, IHSG melemah 01,8%. Dalam empat hari perdagangan, lantaran ada libur Jumat Agung, IHSG masing-masing menguat dan melemah dua kali.
Kendati melemah, investor asing tercatat melaku... more
Sentimen kurang baik dari komoditas minyak maupun data ekonomi AS yang berponsi menguntungkan Indonesia (2) | April 06,2023 / 08:57:35
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu (5/4/2023) (IHSG) turun 0,20% menjadi 6.819,67 secara harian. Adapun sebanyak 286 saham melemah, 239 saham menguat sementara 189 saham lainnya tidak bergerak.
Perdagangan menunjukkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp10,23 triliun dengan melibatkan 18,54 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,4 juta kali. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) via Refinitiv hanya setengah dari total sektor melemah dengan sektor industri memim... more
Potensi capital infloy yang dapat menjadi sentimen positif di IHSG. | March 30,2023 / 08:54:45
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 1% ke 6.839,43 Rabu kemarin. Level tersebut merupakan yang tertinggi dalam hampir empat pekan terakhir. Semua sektor kecuali properti dan real estate, mengalami penguatan. Hal tersebut mengindikasikan sentimen pelaku pasar sedang bagus. Rupiah juga tercatat kembali menguat melawan dolar Amerika Serikat (AS) dan semakin mendekati level psikologis Rp 15.000/US$. Data Refinitiv menunjukkan rupiah menguat 0,17% ke Rp 15.060/US$, level terkuat sej... more