Hubungi Kami |  Disclaimer   
Pengaduan Rekening Dana Investor

Login AKSes
 Online Trading & Reporting
AOnline
Aplikasi online untuk melakukan transaksi beli dan jual saham secara aman, real time dan mudah.
selengkapnya
AO Reporting
Sistem online laporan data nasabah Erdikha.
Daftar
User Login


 Lembaga Terkait

 Keterbukaan Informasi




 Informasi Nasabah
Perubahan T+3 menjadi T+2
  
Perubahan Penyelesaian T+3 menjadi T+2
Success
Bussiness
Bootstrap Carousel
  Market Review & Outlook
18 April 2019
The bull is trying to reach the power back

IHSG 6,482 +46.39 +0.72%
Foreign Net Buy YTD 14.35T

R2: 6510
R1: 6495
S1: 6425
S2: 6415

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat di zona hijau dengan membentuk pola candle bullish kicker disertai dengan adanya volume. penguatan IHSG didorong dari beberapa sektor diantaranya sektor property (2,47%), aneka industri dan industri dasar dengan masing-masing menguat (1,66%) dan (1,09%). Selain itu saham-saham yang berkontribusi signifikan bagi kenaikan IHSG diantaranya BMRI (3,74%), GGRM (3,67%), CPIN (2,49%) dan ASII (1,97%). Hal ini membuat 8 dari 10 sektor terpantau menghijau ditopang investor lokal, sementara investor asing mencatatkan net sell mencapai 559 Milliar di pasar reguler. Pelaku pasar masih cukup optimis dengan kinerja IHSG di tahun politik akan mengalami pertumbuhan. Dalam penyelenggaraan tiga kali Pemilu sejak era reformasi 1998, IHSG selalu mengalami kenaikan. Bakan kinerja IHSG tahun 2009 mencapai 86,98%. Indikator stochactic bergerak naik ke areal overbougt. Indeks pada hari ini di perkirakan bergerak menguat menguji level resistent jangka menengah 6495 dan diperdagangkan pada range 6425-6510. apabila level ini tertembus tidak menutup kemungkinan bagi indeks untuk melanjutkan penguatan jangka menengah namun apabila level ini gagal tertembus indeks berpotensi koreksi jangka menengah. Saham-saham yang dapat dicermati pada hari ini meliputi CPIN,SMGR,UNTR,PGAS

***Global Sentiment***
*US*
Kemarin Badan Informasi Energi AS merilis data mingguan pada persediaan minyak mentah AS di tengah ekspektasi untuk penarikan 1,2 juta barel. Selain itu, Data American Petroleum Institute (API) yang dirilis Selasa memperlihatkan peningkatan lebih dari 7 juta barel, meskipun tidak berkorelasi sempurna dengan laporan EIA persediaan minyak mentah mingguan turun sebanyak 3,1 juta barel minggu lalu.

*Uni Eropa*
Uni Eropa telah merilis sejumlah produk Amerika Serikat (AS) yang berpotensi dikenakan bea masuk yang nilainya mencapai US$ 20 miliar.Langkah ini merupakan balasan atas ancaman AS yang berencana memberlakukan bea masuk untuk impor produk Uni Eropa senilai US$ 11 miliar. Ini bermula dari sengketa AS dan Uni Eropa seputar subsidi kepada perusahaan produsen pesawat terbang. Apabila Uni Eropa dan AS sampai benar-benar mengenakan bea masuk, maka perang dagang Trans-Atlantik bisa meletus. Sentimen perang dagang berpotensi membuat pelaku pasar bermain aman, enggan menyentuh aset-aset berisiko.

*Asia*
rilis data ekonomi terbaru dari China. Pada kuartal I-2019, ekonomi Negeri Tirai Bambu tumbuh 6,4% year-on-year (YoY). Data ini memunculkan harapan bahwa ekonomi China tidak akan mengalami hard landing, meski memang ada perlambatan. Sepertinya pemerintah dan Bank Sentral China (PBoC) bisa menjaga performa ekonomi Negeri Tirai Bambu.China berstatus sebagai perekonomian terbesar di Asia sehingga dengan peningkatan ekonomi disana tentu akan berdampak kepada negara lain. Permintaan di China yang masih tumbuh akan membuat perdagangan di Asia tetap ramai.

*Local*
Berdasarkan hitung cepat (quick count) sejumlah institusi, pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi)-Ma ruf Amin diunggulkan atas rivalnya yaitu capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Selain itu, investor sepertinya memang lebih condong kepada pasangan 01. Sebab jika Jokowi kembali menjadi presiden, maka kemungkinan besar tidak ada perubahan mendasar dari posisi dan pola kebijakan pemerintah untuk 5 tahun ke depan. Ini tentunya lebih melegakan buat investor, karena yang namanya ketidakpastian adalah musuh terbesar bagi pasar.


Trading Idea

Erdikha 3

Rekomendasi hari ini:     2019-04-16

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
BBTN 2400 2370 2480 - BUY
HMSP 3610 3600 3720 - BUY
INDF 6325 6250 6600 - BUY

Watchlist

saham-saham yang perlu diperhatikan

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
PGAS 2280 2240 2350 - BUY
TLKM 3830 3800 3900 - BUY
WSKT 2000 1955 2050 - BUY

Erdikha Daily Report dan Rekomendasi Erdikha 3 didistribusikan via email setiap hari bursa dan dapat dilihat juga di website: http://www.erdikha.com.

Rekomendasi Erdikha 3 juga di broadcast setiap hari melalui blackberry messenger (bbm). Silakan contact Erdikha Sekuritas di pin bb 26463555.









  Berita Harian
       Copyright 2010 PT Erdikha Elit Sekuritas. All rights reserved.                                                                                   Home  |   AOnline  |   Tentang Kami  |   Service  |   Berita