Hubungi Kami |  Disclaimer   
Pengaduan Rekening Dana Investor

Login AKSes
 Online Trading & Reporting
AOnline
Aplikasi online untuk melakukan transaksi beli dan jual saham secara aman, real time dan mudah.
selengkapnya
AO Reporting
Sistem online laporan data nasabah Erdikha.
Daftar
User Login


 Lembaga Terkait







 Keterbukaan Informasi

Keterbukaan Informasi
IPO PT Fuji Finance Indonesia Tbk

fuji_finance

Prospektus Ringkas
IPO PT ENVY TECHNOLOGIES INDONESIA TBK

envy

Informasi Tambahan Prospektus Ringkas
IPO PT ENVY TECHNOLOGIES INDONESIA TBK

envy

Informasi Tambahan Prospektus
IPO PT Fuji Finance Indonesia Tbk

fuji_finance





 Informasi Nasabah
Perubahan T+3 menjadi T+2
  
Perubahan Penyelesaian T+3 menjadi T+2
Success
Bussiness
Bootstrap Carousel
  Market Review & Outlook
18 Oktober 2019
The Bull Pushes The Energy till The Limit

IHSG 6181  11.42 0.19%
Net Foreign Buy YTD……..44.9T

R2: 6262
R1: 6214
S1: 6145
S2: 6105

*IHSG Outlook*
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat membentuk pola consolidation menguji resistance level 6214, apabila level ini tertembus maka berpotensi melanjutkan penguatan hingga menguji level resistance 6262. Indikator stochastic nampak berada pada areal overbought di level 85 adanya potensi pelemahan. Indeks nampak ditransaksikan cukup ramai dengan nilai transaksi terjadi sebesar 9,26 triliun, sedangkan asing melakukan aksi beli bersih sebesar 208 miliar. Penguatan indeks ditopang oleh sektor Misc-Ind (3.396%), Basic-Ind (1.224%), Agriculture (0.971%), Manufactur (0.517%), Trade (0.492%), Finance (0.1%), kendati dibebani oleh sektor Property (-0.233%), Infrastructur (-0.268%), Mining (-0.533%), Consumer (-0.676%) yang masih mencoba mengalami pelemahan meskipun kurang signifikan. Indeks pada hari ini diperkirakan masih bergerak consolidation menguat dengan kecenderungan melemah dengan range pergerakan 6145 sampai 6214. Saham yang dicermati investor untuk hari ini yaitu ASII,MAIN,JPFA,ERAA.

*Global Sentiment*
Sentimen pertama yaitu kelanjutan friksi dagang AS-China. Kesepakatan parsial pada fase pertama berupa penundaan tarif oleh AS serta pembelian produk pertanian oleh China memang masih perlu didetailkan. Sebelum pertemuan Trump dan Xi Jinping pertengahan November nanti di Santiago Chile pada forum APEC, sekretaris Kementerian Keuangan AS, Steven Mnuchin ditemani dengan perwakilan dagang AS Robert Lightizer akan menemui Wakil Perdana Menteri China Liu Hei untuk kembali mendetailkan kesepakatan. Oleh karena itu, tetap waspada terhadap poros AS-China setidaknya hingga pertengahan November nanti.

Sentimen kedua yaitu Kabar positif berhembus dari Inggris setelah Perdana Menteri Boris Johnson menyatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan Brexit yang baru, sepertinya yang disampaikan melalui akun twitternya kemarin. Hanya saja, parlemen Inggris masih harus menyetujui proposal Boris tersebut.

*Stock News*
*ASII menguat Rp 250 (+3.92%) ke level Rp 6,625*
PT Astra Internasional Tbk (ASII) mencatat penjualan mobil sebesar 51.557 unit pada bulan September 2019 dimana jumlah itu meningkat 3,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang 49,860 unit. Menurut keterangan yang diperoleh Kamis disebutkan, untuk penjualan LCGC pada bulan September 2019 Astra tercatat sebanyak 13.544 unit turun dibandingkan 14,458 unit pada tahun sebelumnya.

*UNVR melemah Rp 850 (-1.86%) ke level Rp 44,750*
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) hari ini menyampaikan laporan keuangan kuartal III-2019. Hasilnya, laba bersih perusahaan barang konsumsi (consumer goods) terbesar di Indonesia ini turun cukup besar. Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis ini (17/10/2019) tercatat laba bersih perseroan drop hingga 24,37% menjadi Rp 5,51 triliun. Pada periode yang sama 2018, laba UNVR tercatat sebesar Rp 7,28 triliun.

*Indikator*
Tingkat
Pertumbuhan ekonomi (Q2-2019 YoY) 5,05%
Inflasi (September 2019 YoY) 3,39%
BI 7 Day Reverse Repo Rate (September 2019) 5,25%
Defisit anggaran (APBN 2019) -1,84% PDB
Transaksi berjalan (QII-2019) -3,04% PDB
Neraca pembayaran (QII-2019) -US$ 1,98 miliar
Cadangan devisa (September 2019) US$ 124,3 miliar



Trading Idea

Erdikha 3

Rekomendasi hari ini:     2019-10-02

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
ANTM 975 940 990 Buy on weakness BUY
INCO 3510 3330 3500 Buy on weakness BUY
TINS 965 930 1005 Buy on weakness BUY

Watchlist

saham-saham yang perlu diperhatikan

Saham Harga Sup Res Keterangan Rekomen
- 0 0 0 - BUY
- 0 0 0 - BUY
- 0 0 0 - BUY

Erdikha Daily Report dan Rekomendasi Erdikha 3 didistribusikan via email setiap hari bursa dan dapat dilihat juga di website: http://www.erdikha.com.

Rekomendasi Erdikha 3 juga di broadcast setiap hari melalui blackberry messenger (bbm). Silakan contact Erdikha Sekuritas di pin bb 26463555.









  Berita Harian
       Copyright © 2010 PT Erdikha Elit Sekuritas. All rights reserved.                                                                                   Home  |   AOnline  |   Tentang Kami  |   Service  |   Berita